Hi guys..
kembali lagi di blog ini..
Kali ini kita
akan membahas Perangkat Jaringan. Kadang kita sering mendengar tentang
perangkat jaringan. Tapi kalian tahu gak sih apa aja yang masuk ke dalam
perangkat jaringan?
Kali ini saya
akan membahasnya nih...
Perangkat
Jaringan yang kita bahas saat ini adalah
Repeater
Bridge
Network
Interface Card (NIC)
Okeee kita
mulai aja ya..
Repeater
Berbicara mengenai repeater, maka tidak akan jauh dari pokok bahasan
jaringan. Repeater merupakan salah satu alat yang berguna pada jaringan
komputer. Jaringan komputer memang cukup rumit untuk dipahami oleh orang awam.
Jangankan berbari perangkat yang ada pada jaringan, fungsi dan cara kerja dari
jaringan saja, pada dasarnya cukup rumit untuk dipelajari. Meskipun cukup
rumit, namun kali ini, Kami akan mencoba untuk membagikan sedikit informasi
mengenai salah satu alat jaringan yang bernama repeater.
Apakah
repeater itu? Banyak sekali orang yang bertanya-tanya mengenai repeater beserta
dengan kegunaan dari repeater. Repeater pada dasarnya berasal dari bahasa
Inggris ‘repeat’ yang berarti pengulangan. Jika diartikan dari suku kata, maka
repeater dapat diartikan sebagai pengulang kembali, ataupun jika disempurnakan
dalam sebuah bahasa, maka repeater merupakan alat yang berguna untuk mengulang
dan meneruskan kembali signal ke daerah sekitar perangkat ini.
Jika dikaji
secara bahasa teknis, maka pengertian
repeater adalah alat yang berguna untuk menguatkan signal. Dengan
alat ini, signal yang lemah dapat ditingkatkan daya jangkaunya sehingga dapat
digunakan untuk cakupan wilayah yang lebih luas.
Fungsi Repeater
Memperluas
daya jangkau signal server
Fungsi yang
pertama dari alat ini adalah untuk memperluas daya jangkau singnal. Jika signal
lemah, maka daya jangkaunya akan lebih sempit, sedangkan ketika signal kuat
maka daya jangkaunya akan lebih luas.
Meng’cover’ berbagai wilayah minim signal
dari server
Dengan
menggunakan repeater, maka daerah yang minim signal dapat dapat lebih mudah
untuk mendapatkan signal. Hal ini dikarenakan, signal yang lemah dibuat menjadi
lebih kuat oleh alat ini.
Memudahkan
akses signal WiFi
Dengan signal
yang lebih kuat tentunya para pengguna perangkat yang membutuhkan signal dapat
lebih mudah mengakses signal tersebut. Salah satu penerapan dari alat ini
adalah pada signal WiFi.
Meneruskan
dan memaksimalkan signal
Fungsi yang
keempat adalah meneruskan dan memaksimalkan signal. Dalam fungsi ini, repeater
bekerja dengan cara menangkap, mengelola, memperbesar, dan meneruskan signal ke
berbagai perangkat jaringan yang ada di sekitar alat ini.
Memudahkan
proses pengiriman dan penerimaan data
Dengan signal
yang lebih kuat proses pengiriman dan penerimaan data antar sesama pengguna
perangkat jaringan ataupun yang melalui jaringan dapat dilakukan dengan lebih
cepat. Hal ini dapat diibaratkan seperti halnya ketika mobil melaju di jalan
tol (ketika menggunakan repeater).
Meminimalisir
penggunaan kabel jaringan
Sistem kerja
dari repeater adalah melalui signal wireless. Dengan menggunakan alat ini, maka
penggunaan kabel yang ribet dan semrawut dapat dihindari.
Bridge
A. Penjelasan tentang bridge
Bridge adalah
suatu alat yang dapat menghubungkan jaringan komputer LAN (Local arean
Network) dengan jaringan LAN yang lain. Bridge dapat menghubungkan
tipe jaringan komputer berbeda-beda (misalnya seperti Ethernet &
Fast Ethernet), ataupun tipe jaringan yang serupa atau sama.
Alat ini
bekerja pada data Link layer model OSI (Open System Interconnection),
Karena itu bridge bisa menyambungkan jaringan komputer yang memakai metode
transmisi atau medium access control yang tidak sama atau
berbeda. Bridge juga adalah alat yang bisa mempelajari alamat link yang ada
pada setiap perangkat yang terhubung dengannya dan juga mengatur alur
frame berdasarkan alamat tersebut.
B. Berikut ini Fungsi Bridge
Adapun fungsi
dari bridge diantaranya sebagai berikut di bawah ini:
Bridge dapat
berfungsi menghubungkan 2 buah jaringan komputer LAN yang sejenis, sehingga
dapat memiliki satu jaringan LAN yang lebih besar dari ketentuan konfigurasi
LAN tanpa bridge.
Bridge juga
dapat menghubungkan beberapa jaringan komputer yang terpisah, baik itu tipe
jaringan yang sama maupun yang berbeda.
Bridge juga
dapat berfungsi sebagai router pada jaringan komputer yang luas, hal seperti
ini sering dinamakan dengan istilah “Bridge-Router”. Lalu bridge
juga dapat men-copy frame data yaitu dari suatu jaringan yang lain,
dengan alasan jaringan itu masih terhubung. Dan masih banyak lagi fungsi
lainnya dari bridge.
C. Dan inilah prinsip atau cara
kerja bridge
Bridge memetakan alamat Ethernet dari setiap titik atau node yang
terdapat pada masing-masing segmen jaringan komputer, dan hanya dapat
memperbolehkan lalulintas data yang memang dibutuhkan melintasi bridge. Saat
menerima sebuah paket data, bridge akan menentukan segmen tujuan dan juga
sumbernya. Kalau segmennya sama, paket data akan di tolak dan kalau segmennya
tidak sama atau berbeda paket-paket data akan di teruskan ke segmen yang
dituju. Dengan begitu bridge dapat mencegah pesan rusak supaya tidak menyebar
keluar dari satu segmen.
Bridge
merupakan alat yang bekerja pada physical
layer dan data link layer, sehingga dapat mempengaruhi untuk
kerja jaringan LAN jika sering terjadi komunikasi yang berbeda di jaringan LAN
yang tidak sama atau berbeda yang terhubung oleh bridge. Itulah prinsip atau
cara kerja dari bridge.
Network
Interface Card (NIC)
Kartu
Jaringan atau disebut dengan istilah NIC (Network Interface Card) atau LAN Card
atau Etherned Card merupakan perangkat yang menyediakan media untuk
menghubungkan antar komputer. Kebanyakan Kartu Jaringan berjenis kartu
internal, yaitu kartu jaringan yang di pasang pada slot ekspansi di dalam
komputer.
Fungsi Network Interface
Card (NIC) / Kartu Jaringan
Network Interface Card
(NIC) / Kartu Jaringan memiliki dua fungsi utama , yaitu:
Peranti yang menyambungkan
kabel jaringan dengan komputer.
Peranti yang menyediakan
pengalamatan secara fisik. Artinya kartu jaringan memiliki kode tertentu yang
unik.
Jenis Network Interface
Card (NIC) / Kartu Jaringan
Kartu jaringan merupakan
salah satu perangkat jaringan yang bekerja pada layer Physical dan Data Link,
yang menghubungkan komputer dengan perangkat jaringan lainnya yang umumnya
berupa Switch LAN. Kartu LAN ini dikoneksikan ke Switch melalui media kabel
jaringan, yang umum sekarang ini adalah kabel UTP Cat5e (kabel standard UTP
yang mendukung kecepatan Gigabit).
Pada umumnya kartu jaringan
ada yang sudah built-in dengan Motherboard dari komputer atau laptop, akan
tetapi banyak komputer rakitan sendiri tidak memasukkan kartu jaringan pada
motherboardnya, jadi anda harus membeli sendiri kartu jaringan tersebut – hanya
bila anda akan menggunakan komputer tersebut terhubung dengan system jaringan
local.
Komentar
Posting Komentar